Aku yang Terluka

Posted: Maret 13, 2012 in Karya Sastra, Puisi

 

Pagi yang cerah, sinar mentari yang indah
burung-burung berkicau, dan tetesan embun pagi
tak ada yang bisa mengobati luka hati ini
walau aku sudah mencoba, tetapi usahaku sia-sia
perih itu semakin terasa sampai saat aku tulis puisi ini

Orang berkata, ” katakan tidak untuk patah hati “.
Bagaimana mengatakan ” Tidak ” jika rasa itu semakin sakit
Bagaimana aku harus tersenyum, sementara hati ini terluka
Aku sudah berdoa kepada Tuhan yang menguasai hati
tetapi luka hati ini belum terobati

Aku tahu mungkin ini ujian yang diberikan tuhan

agar aku tabah dalam menjalani lika-liku kehidupan

atau ada sekenario yang indah dari Tuhan
yang masih menjadi misteri dalam hidup ini

Ya Tuhan 
Jika cintaku padanya membuat aku terluka 
aku mohon obatilah luka dalam hatiku 
berikan aku pengganti yang lebih baik 
dari dia yang membuat aku terluka seperti ini 

Jika pertemuanku padanya tidak berakhir dengan indah
aku berharap jangan engkau pertemukan aku dengan dirinya
aku mohon bimbinganmu untuk memilih pendamping hidupku
yang akan aku cintai seutuh rasa, sepenuh hati dan selamanya
Sampai aku menutup mata & menghadapmu Tuhanku yang maha kuasa

Untuk kamu2 yang lagi patah hati dan mencoba untuk bangkit kembali ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s